Blog

  • Satgas Pembangunan Jembatan Kodim 0408/BS Melaksakan Pembesian Dan Melansir Material Batu

    Satgas Pembangunan Jembatan Kodim 0408/BS Melaksakan Pembesian Dan Melansir Material Batu

    Kaur- Babinsa Koramil 408-03/KT Serka Yulian Syahri bersama Tim Satgas Pembangunan Jembatan Gantung Kodim 0408/BS melaksanakan pembangunan jembatan gantung pembesian abotmen dan melangsir material batu di Desa Cahaya Bathin Kecamatan Semidang Gumay Kabupaten Kaur,Jumat (17/4/2026)

    86ac06c6-4bee-46e5-9850-b168b4a89482.jpeg

    Kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh aparat teritorial di wilayah binaan, kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam rangka pembangunan jembatan. Melalui kegiatan ini, Babinsa tidak hanya menjalankan

  • Dukungan Babinsa Dalam Kegiatan Masyarakat Banjar Adat Dukuh Mendapat Apresiasi

    Dukungan Babinsa Dalam Kegiatan Masyarakat Banjar Adat Dukuh Mendapat Apresiasi

    Kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat di Banjar Adat Dukuh mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat. Menurut salah satu tokoh, kehadiran Babinsa bukan hanya sekadar dukungan tenaga, tetapi juga memberikan rasa aman dan motivasi bagi warga. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu hadir dan peduli terhadap kegiatan masyarakat, sehingga memberikan semangat dan rasa aman bagi kami,” ungkapnya.

    Di tempat yang berbeda, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan adat dan keagamaan adalah bagian dari tugas pembinaan teritorial. Ia mendorong seluruh Babinsa untuk aktif berpartisipasi di tengah masyarakat, membantu kegiatan positif, serta menjaga keharmonisan dan stabilitas wilayah. “Kehadiran dan peran Babinsa sangat penting agar masyarakat merasa terayomi dan selalu dalam keadaan aman,” tegasnya.

  • Babinsa Bunutin Aktif Bantu Persiapan Upacara Piodalan

    Babinsa Bunutin Aktif Bantu Persiapan Upacara Piodalan

    Bangli – Dalam upaya memperkuat hubungan dengan masyarakat serta mendukung tradisi dan kegiatan keagamaan, Sertu Komang Yetrawan dari Babinsa Desa Bunutin, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, terlibat dalam kegiatan ngayah dan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga Banjar Adat Dukuh. Kegiatan ini diselenggarakan di Pura Dalem Dasar Banjar Dukuh, Desa Bunutin, Kecamatan/Kabupaten Bangli pada Kamis (16/4/26).

    Kegiatan ini merupakan langkah awal sebelum pelaksanaan upacara piodalan. Dalam aktivitas tersebut, Babinsa terlibat langsung dalam mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk upacara, sekaligus berinteraksi dengan masyarakat untuk memperkuat ikatan silaturahmi.

    Sertu Komang Yetrawan menegaskan bahwa kegiatan ngayah dan Komsos adalah nyata wujud kehadiran TNI di tengah masyarakat, serta menjadi media untuk menciptakan komunikasi yang baik dengan warga binaan. “Harapan kami adalah terbentuknya kebersamaan dan penguatan sinergi antara masyarakat dan aparat kewilayahan,” ujar Komang.

    Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kekompakan serta semangat gotong royong, khususnya dalam setiap kegiatan adat dan keagamaan. Selain itu, masyarakat diharapkan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan agar seluruh rangkaian upacara piodalan dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan khidmat. “Kebersamaan dan kepedulian adalah kunci utama dalam menciptakan keharmonisan serta kelancaran kegiatan di masyarakat,” tambahnya.

  • Babinsa Kawan Jenguk Kepling Puri Kanginan yang Sakit.

    Babinsa Kawan Jenguk Kepling Puri Kanginan yang Sakit.

    Bangli – Dalam rangka menjalin kepedulian dan mempererat kebersamaan antar aparat kewilayahan, Babinsa Kelurahan Kawan, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Sertu Wayan Budiarta bersama Bhabinkamtibmas dan para Kepala Lingkungan (Kepling) se-Kelurahan Kawan melaksanakan kegiatan anjangsana dengan menjenguk salah satu aparat wilayah yang sedang sakit di Lingkungan Puri Kanginan, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli. Jumat (17/04/26)

    Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap Kepling Puri Kanginan, A.A. Gede Bagus Aditya yang mengalami cedera patah pada pergelangan tangan kanan dan saat ini menjalani rawat jalan. Kehadiran Babinsa bersama aparat lainnya diharapkan mampu memberikan semangat

  • Babinsa Desa Penglumbaran Lakukan Patroli dan Pantau IPAL Dapur MBG

    Babinsa Desa Penglumbaran Lakukan Patroli dan Pantau IPAL Dapur MBG

    Bangli – Untuk memastikan keamanan serta ketertiban masyarakat, Sertu I Ketut Susila yang bertugas sebagai Babinsa di Desa Penglumbaran dari Koramil 1626-02/Susut Kodim 1626/Bangli, melaksanakan patroli sambil memantau pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di dapur MBG yayasan Alota Agung Bali. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 17 April 2026, di Banjar Dinas Seribatu, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.

    Patroli yang dilakukan oleh Sertu I Ketut Susila tidak hanya bertujuan untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memastikan bahwa proses pembangunan IPAL berjalan sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Keberadaan IPAL sangat krusial dalam mendukung kebersihan lingkungan serta kesehatan masyarakat setempat. Dengan sistem pengolahan limbah yang baik, diharapkan dapat mengurangi risiko munculnya berbagai penyakit dan menjaga kualitas lingkungan sekitar. Kegiatan ini juga menyoroti kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

  • Babinsa Tembuku Bersama Bhabinkamtibmas Kawal dan Amankan Prosesi Melasti ke Segara Watu Klotok.

    Babinsa Tembuku Bersama Bhabinkamtibmas Kawal dan Amankan Prosesi Melasti ke Segara Watu Klotok.

    Bangli – Dalam rangka memberikan rasa aman dan kelancaran kegiatan keagamaan masyarakat, Babinsa Desa Tembuku Koramil 1626-03/Tembuku, Serda Sang Komang Teg Redana bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pengawalan sekaligus pengamanan prosesi melasti rangkaian upacara melaspas pelawatan Ida Betara Sakti Ratu Pejenengan Pura Penataran Tegalasah Kelod, Desa Tembuku, menuju Segara Watu Klotok, Kabupaten Klungkung, Jumat (17/04/2026).

    Kegiatan tersebut diikuti ratusan warga dengan iring-iringan sekitar 50 unit kendaraan truk dan mobil pribadi. Prosesi berlangsung khidmat dengan tetap mengedepankan ketertiban serta pengaturan lalu lintas sepanjang rute perjalanan.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bendesa Adat Tegalasah Kelod Sang Nyoman Wijaya beserta prajuru adat, personel Patwal Polsek Tembuku, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Tembuku, 12 orang Pecalang Adat Tegalasah Kelod, serta kurang lebih 350 orang pengiring dari Desa Adat Tegalasah Kelod.

  • Babinsa Tembuku Bersama Bhabinkamtibmas Kawal dan Amankan Prosesi Melasti ke Segara Watu Klotok.

    Babinsa Tembuku Bersama Bhabinkamtibmas Kawal dan Amankan Prosesi Melasti ke Segara Watu Klotok.

    Bangli – Dalam rangka memberikan rasa aman dan kelancaran kegiatan keagamaan masyarakat, Babinsa Desa Tembuku Koramil 1626-03/Tembuku, Serda Sang Komang Teg Redana bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pengawalan sekaligus pengamanan prosesi melasti rangkaian upacara melaspas pelawatan Ida Betara Sakti Ratu Pejenengan Pura Penataran Tegalasah Kelod, Desa Tembuku, menuju Segara Watu Klotok, Kabupaten Klungkung, Jumat (17/04/2026).

    Kegiatan tersebut diikuti ratusan warga dengan iring-iringan sekitar 50 unit kendaraan truk dan mobil pribadi. Prosesi berlangsung khidmat dengan tetap mengedepankan ketertiban serta pengaturan lalu lintas sepanjang rute perjalanan.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bendesa Adat Tegalasah Kelod Sang Nyoman Wijaya beserta prajuru adat, personel Patwal Polsek Tembuku, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Tembuku, 12 orang Pecalang Adat Tegalasah Kelod, serta kurang lebih 350 orang pengiring dari Desa Adat Tegalasah Kelod.

    Babinsa Desa Tembuku Serda Sang Komang Teg Redana mengatakan bahwa pengawalan dan pengamanan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab aparat kewilayahan dalam mendukung setiap kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan adat dan keagamaan.

    “Melalui pengamanan ini kami ingin memastikan seluruh rangkaian prosesi melasti berjalan aman, tertib, lancar, serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan persembahyangan,” ujarnya.

    Ia menambahkan, kehadiran TNI bersama Polri dan unsur adat juga merupakan wujud sinergitas dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mempererat hubungan baik antara aparat dan masyarakat.

    Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pengamanan kegiatan adat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

    “Babinsa harus selalu hadir membantu masyarakat dalam setiap kegiatan, termasuk pengamanan upacara adat dan keagamaan. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman, menjaga kelancaran kegiatan, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegas Dandim.
    (Pendim 1626/Bangli)

  • Mendorong Ekonomi Desa Mandiri, Personel Kodim Tabanan Mengikuti Sosialisasi Koperasi Merah Putih

    Mendorong Ekonomi Desa Mandiri, Personel Kodim Tabanan Mengikuti Sosialisasi Koperasi Merah Putih

    Tabanan – Dalam rangka memperkuat kemandirian ekonomi desa, personel Kodim 1619/Tabanan mengambil bagian dalam sosialisasi Koperasi Desa Merah Putih. Kegiatan ini dipimpin oleh Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadi Saputra, S.H., di KDMP Petiga, Kecamatan Marga, pada Jumat (17/4/2026).

    Acara ini dihadiri oleh pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan, kepala desa, serta Bendesa Adat dari seluruh Kabupaten Tabanan. Tujuannya adalah memberi pemahaman yang lebih baik mengenai pembentukan dan pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih sebagai sarana untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa.

    Dalam sambutannya, Danrem 163/Wira Satya menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan elemen masyarakat lainnya dalam menciptakan sistem ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan. Diharapkan, Koperasi Desa Merah Putih mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pengelolaan potensi lokal secara maksimal.

    Usai acara, Kasdim 1619/Tabanan, Mayor Kav I Nyoman Arya Jayantara, menyatakan bahwa sosialisasi ini sangat krusial untuk memberikan bekal kepada aparat kewilayahan dalam mendukung agenda pemerintah daerah.

    “Kami berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan Koperasi Desa Merah Putih di wilayah binaan. Dengan keterlibatan aktif Babinsa, kami berharap koperasi ini dapat beroperasi secara efektif dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

    “Kodim Tabanan akan memastikan pendampingan di setiap tahap implementasi Koperasi Desa Merah Putih, agar program ini bisa memberikan dampak signifikan bagi kemajuan serta kemandirian desa,” tegas Kasdim.

    Dari sosialisasi ini, diharapkan semua pihak yang terlibat dapat bekerja sama dalam mengembangkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai salah satu pilar ekonomi desa yang kokoh, demi kesejahteraan masyarakat yang merata di Kabupaten Tabanan.

  • Buka Isolasi Wilayah, Kodim 1607/Sumbawa dan Masyarakat Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda

    Buka Isolasi Wilayah, Kodim 1607/Sumbawa dan Masyarakat Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda

    SUMBAWA, NUSA TENGGARA BARAT – Harapan masyarakat Desa Gontar, Kecamatan Alas Barat, untuk memiliki akses transportasi yang layak kini mulai menemui titik terang, Melalui program Karya Bhakti, Kodim 1607/Sumbawa secara resmi memulai pembangunan Jembatan Garuda, sebuah infrastruktur vital yang dirancang untuk menghubungkan wilayah-wilayah strategis di desa tersebut. (12/04)

    Proses pembangunan diawali dengan seremoni groundbreaking atau peletakan batu pertama pada akhir Maret 2026. Memasuki awal April 2026, pengerjaan fisik telah mencapai tahap pemasangan patok pondasi yang dilakukan secara bahu-membahu oleh personel TNI dan warga setempat.

    Dilain Tempat Apresiasi Tertinggi untuk Semangat Warga Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas antusiasme dan keterlibatan aktif masyarakat Desa Gontar dalam proyek ini. Menurutnya, partisipasi warga adalah kunci utama percepatan pembangunan ini.

    “Saya sangat bangga dan berterima kasih atas semangat gotong royong warga Desa Gontar. Jembatan ini diberi nama ‘Garuda’ bukan tanpa alasan; itu adalah simbol kekuatan kita bersama. Tanpa dukungan dan keringat warga yang turun langsung ke lapangan, mustahil visi ini bisa terwujud secepat ini. Inilah esensi sejati dari kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Dandim 1607/Sumbawa.

    Solusi Infrastruktur dan Ekonomi Jembatan gantung ini bukan sekadar konstruksi fisik, melainkan urat nadi baru bagi perekonomian masyarakat. Selama ini, keterbatasan akses seringkali menjadi kendala utama dalam mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.

    Manfaat Strategis Jembatan Garuda sebagai Percepatan Akses, Memangkas waktu tempuh antarwilayah di Desa Gontar dan sekitarnya., Peningkatan Ekonomi diantaranya Mempermudah para petani mengangkut hasil panen menuju pasar serta untuk Kesejahteraan Sosial bisa Memperlancar akses layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.

    Pembangunan ini menjadi bukti dedikasi TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan. Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, Jembatan Garuda diharapkan dapat segera rampung dan menjadi warisan pembangunan yang bermanfaat bagi generasi mendatang di Kabupaten Sumbawa.

  • Aksi Nyata TNI dan Warga Desa Gontar: Membangun Jembatan Garuda Demi Kesejahteraan Bersama

    Aksi Nyata TNI dan Warga Desa Gontar: Membangun Jembatan Garuda Demi Kesejahteraan Bersama

    Kodim 1607/Sumbawa secara resmi menginisiasi pembangunan Jembatan Garuda di Desa Gontar, Kecamatan Alas Barat, melalui program Karya Bhakti. Proyek ambisius ini bertujuan untuk membuka isolasi wilayah yang selama ini menghambat mobilitas warga dan distribusi komoditas lokal.

    Kegiatan yang dimulai sejak akhir Maret 2026 ini telah memasuki tahap pemasangan patok pondasi pada awal April. Sinergi antara personel TNI dan masyarakat setempat terlihat sangat kuat, di mana proses pengerjaan dilakukan secara manual dan bahu-membahu guna memastikan infrastruktur ini segera rampung.

    Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., selaku Komandan Kodim 1607/Sumbawa, memberikan pujian atas dedikasi masyarakat. Beliau menegaskan bahwa pemberian nama ‘Garuda’ pada jembatan tersebut merupakan representasi dari kekuatan kolektif antara rakyat dan militer. Kehadiran fisik warga di lapangan menurutnya menjadi faktor penentu progres pembangunan yang sangat cepat.

    Secara strategis, Jembatan Garuda diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi baru. Kehadiran jembatan gantung ini tidak hanya memangkas durasi perjalanan antarwilayah, tetapi juga memberikan akses lebih baik bagi para petani dalam memasarkan hasil bumi. Selain itu, aspek sosial seperti layanan kesehatan dan akses pendidikan bagi anak-anak desa diharapkan dapat berjalan lebih optimal setelah akses transporasi ini selesai dibangun.